Guano Sebagai Bahan Pupuk Organik

Guano (dari Runa Simi 'wanu' melalui bahasa Spanyol) merujuk pada tinja burung laut maupun kelelawar. Bangsa Inka mengumpulkan guano dari pesisir Peru untuk penyubur tanah. Mereka memberikan penghargaan tinggi pada guano, membatasi akses atasnya dan menjatuhkan hukuman pada pihak yang mengganggu produsennya hingga mati.

Kotoran kelelawar yang sering disebut guano, ternyata menyimpan potensi besar sebagai pupuk organik. Sekitar 1.000 gua di Indonesia diprediksi berpotensi menjadi salah satu solusi atas problem kesulitan pupuk di negara kita saat ini.

Kotoran kelelawar yang sering disebut guano, ternyata menyimpan potensi besar sebagai pupuk organik. Sekitar 1.000 gua di Indonesia diprediksi berpotensi menjadi salah satu solusi atas problem kesulitan pupuk di negara kita saat ini.
Salah satu penelitian yang mampu membuktikan kegunaan guano sebagai bahan dasar pupuk organik adalah penelitian Universitas Cornell di New York-Amerika Serikat. Hasil penelitian yang dilansir dalam situs www.css.Cornell menyatakan bahwa guano memiliki tingkat nitrogen terbesar setelah kotoran merpati. Namun, menduduki urutan pertama dalam bagian kadar unsur fosfat dan menduduki urutan ketiga terbesar bersama kotoran sapi perah dalam kadar kalium.
Dari keterangan tersebut guano kelelawar mengandung paling banyak fosfat. Fosfat merupakan bahan utama penyusun pupuk di samping nitrogen dan Potasium. Di samping tiga unsur utama tersebut, guano mengandung semua unsur atau mineral mikro yang dibutuhkan tanaman. Tidak seperti pupuk kimia buatan, guano tidak mengandung zat pengisi. Guano tinggal lebih lama dalam jaringan tanah, meningkatkan produktivitas tanah dan menyediakan makanan bagi tanaman lebih lama dari pada pupuk kimia buatan.
Indonesia sendiri sebagai negara agraris seharusnya melihat potensi ini. Sebagian besar industri pertanian tersebut pasti membutuhkan pupuk sebagai pendukung keberhasilan.
Namun, hingga kini untuk memenuhi permintaan petani terhadap pupuk, pemerintah masih mengandalkan impor terhadap bahan dasar pupuk tersebut. Misalnya, untuk membuat pupuk TSP (Triplesuperphosphate), hampir 100% bahan dasarnya diimpor.
Sebagai contoh, menurut data Statistik Impor, Indonesia telah mengimpor triplesuperphosphate pada Mei 2001 sebanyak 7.570 ton dengan nilai US$ 892.847 atau sekitar Rp 8.035.623.000 atau sekitar 8 triliun per bulan. Sehingga hal ini diperkirakan dalam satu tahun menghabiskan devisa sekitar 96 triliun rupiah. Jelas hal ini amat merugikan kita.
Indonesia mempunyai banyak kekayaan hayati, baik flora maupun fauna, namun belum mengetahui atau belum dapat mengelola sumberdaya tersebut sebagai pemenuhan berbagai kebutuhan hidup manusia.
Pada akhirnya, sumberdaya tersebut banyak dieksploitasi asing dengan harga murah dan dijual kembali ke Indonesia dengan berbagai kemasan dan harga yang lebih mahal. Seperti halnya pupuk TSP, kita mengimpor total bahan tersebut padahal Indonesia sendiri mempunyai banyak potensi.

sumber :
1. Situs Hijau (http://www.situshijau.co.id/tulisan.php?act=detail&id=625&id_kolom=15).
2. Wikipedia (http://id.wikipedia.org/wiki/Guano)

Ensiklopedia

RAHMAH (Kasih sayang)

Rahmah (رَحْمَةٌ) atau rahmat berasal dari akar kata rahima-yarhamu- rahmah (رَحِمَ ـ يَرْحَمُ ـ رَحْمَةً). Di dalam berbagai bentuknya, kata ini terulang sebanyak 338 kali di dalam Al-quran. Yakni, di dalam bentuk fi‘l mâdhi disebut 8 kali, fi‘l mudhâri‘ 15 kali, dan fi‘l amr 5 kali. Selebihnya disebut di dalam bentuk ism dengan berbagai bentuknya. Kata rahmah sendiri disebut sebanyak 145 kali.

Ibnu Faris menyebutkan bahwa kata yang terdiri dari fonem ra, ha, dan mim, pada dasarnya menunjuk kepada arti “kelembutan hati”, “belas kasih”, dan “kehalusan”. Dari akar kata ini lahir kata rahima (رَحِمَ), yang memiliki arti “ikatan darah, persaudaraan, atau hubungan kerabat.” Penamaan rahim pada peranakan perempuan karena darinya terlahir anak yang akan menerima limpahan kasih sayang dan kelembutan hati.

Al-Asfahani menyebutkan bahwa rahmah adalah belas kasih yang menuntut kebaikan kepada yang dirahmati. Kata ini kadang-kadang dipakai dengan arti ar-riqqat al-mujarra dah (الرَّقَّة اُْلُمَجَّرَدَةُ = belas kasih semata-mata) dan kadang-kadang dipakai dengan arti al-Ihsân al-mujarrad dûn ar-riqqah (الإِحْسَانُ اْلمُجَرَّدُ دُوْنَ الرِّقَّةِ = kebaikan semata-mata tanpa belas kasih). Misalnya, jika kata rahmah disandarkan kepada Allah, maka arti yang dimaksud tidak lain adalah “kebaikan semata-mata.” Sebaliknya, jika disandarkan kepada manusia, maka arti yang dimaksud adalah simpati semata. Oleh karena itu, lanjut Al-Asfaha ni, diriwayatkan bahwa rahmah yang datangnya dari Allah adalah in‘âm ( إِنْعَامٌ = karunia atau anugerah), dan ifdhâl (إِفْضَالُ = kelebihan) dan yang datangnya dari manusia adalah riqqah ( رِقَّةٌ = belas kasih).

Senada dengan Al-Asfahani, Ibnu Manzur di dalam Lisân al-‘Arab menyebutkan bahwa orang Arab membedakan antara kata rahmah yang disandarkan kepada anak cucu Adam dengan yang disandarkan kepada Allah. Kata rahmah yang disandarkan kepada anak cucu Adam adalahriqqat al-qalb wa 'athfih (رِقَّةُ الْقَلْبِ وَعَطْفِهِ = kelembutan hati dan belas kasihnya), sedangkan kata rahmah yang disandarkan kepada Allah adalah ‘athfuh wa Ihsânuhu wa rizquhu (عَطْفُهُ وَاِحْسَانُهُ وَرِزْقُهُ = belas kasih, kebaikan, dan rezeki-Nya).

Kata rahmah yang digunakan di dalam Alquran hampir semuanya menunjuk kepada Allah Swt, sebagai subyek utama pemberi rahmah. Atau dengan kata lain, rahmah di dalam Alquran berbicara tentang berbagai aspek yang berkaitan dengan kasih sayang, kebaikan, dan anugerah rizki Allah terhadap makhluk-Nya. Di samping itu, dari akar kata rahima, lahir beberapa kata yang menjadi nama dan sifat utama Allah Swt. Misalnya, kata ar-râhim (الرَّاحِمُ) yang disebut sebanyak 6 kali, ar-rahmân (الرَّحْمَانُ) yang berwazan fa’lân yang menunjukkan bahwa Dia mencurahkan rahmat yang teramat sempurna tetapi bersifat sementara tidak langgeng kepada semua makhluknya, disebut sebanyak 57 kali, dan ar-rahîm(الرَّحِيْمُ) yang berwazan fa’îl yang menunjukkan bahwa Dia terus-menerus dan secara mantap mencurahkan rahmatya kepada orang-orang yang taat kepada-Nya di akhirat kelak, disebut sebanyak 95 kali, sekali di antaranya disebutkan untuk menyifati pribadi Rasulullah Muhammad Saw.

Dengan demikian, jelas bahwa subyek utama dari pem beri rahmah yang diungkap Alquran adalah Allah Swt. Dia menyifati diri-Nya dengan kasih dan sayang yang mahaluas (rahmân), mewajibkan bagi diri-Nya sifat rahmah (S. Al-An‘âm [6]: 12). Rahmah-Nya meliputi segala sesuatu (S. Ghâfir [40]: 7). Rahmah-Nya ditaburkan kepada semua makhluk dan tak satu makh luk pun yang tidak menerima rahmah walau sekejap. Di dalam hadis dinyatakan bahwa Dia lebih pengasih kepada hamba-Nya daripada seorang ibu kepada anaknya (HR. Bukhari). Rahmah-Nya mendahului murka-Nya (HR. Bukhari). Bahkan, musibah ataupun kesusahan yang menimpa seorang hamba pada hakikatnya adalah perwujudan dari rahmat-Nya jua. Bukankah orang tua yang menghukum anaknya yang berbuat kesalahan merupakan bukti kasih sayang orang tua tersebut kepadanya? Dengan demi kian, rahmah-Nya adalah anugerah dan nikmat Ilahi di dalam seluruh aspek hidup dan kehidupan manusia.

Demikian, banyak sekali ayat Al-quran maupun hadis Nabi Saw. yang berbicara tentang keluasan rahmah Allah. Oleh karena itu, seorang hamba tidak boleh berputus asa akan perolehan rahmah Allah sekalipun hamba tersebut telah berbuat sesuatu yang melampaui batas (S. Az-Zumar [39]: 53). Seseorang yang berputus asa akan perolehan rahmah Allah dicap oleh Alquran sebagai orang yang sesat (S. Al-Hijr [15]: 56). Sementara itu, mereka yang mengingkari ayat-ayat Allah dan pertemuan dengan-Nya juga dicap sebagai orang-orang yang berputus asa akan perolehanrahmah Allah (S. Al-‘Ankabût [29]: 23).

Seiring dengan keluasan rahmah-Nya, Al-quran men gungkapkan bahwa rahmah Allah diberikan kepada alam secara keseluruhan, termasuk di dalamnya manusia (S. Al-Anbiyâ’ [21]: 107), orang-orang yang beriman (lihat misalnya, S. Al-Nisâ’ [4]: 175, S. Al-A'râf [7]: 52; S. At-Taubah [9]: 61; S. Hûd [11]: 57), orang-orang yang berpegang teguh di dalam keima nannya (S. An-Nisâ’ [4]: 175), orang-orang yang beramal saleh (S. Al-Jatsiyah [45]: 30), orang-orang yang berbuat kebaikan (S. Luqmân [31]: 3), orang-orang yang berserah diri (S. An-Nahl [19]: 89), serta orang-orang (kaum) yang yakin (S. Al-Jâtsiyah (45): 20).

Rahmah yang diturunkan oleh Allah ke alam semesta secara umum berupa pengutusan para nabi dan rasul (S. Al-Anbiyâ’ [21]: 107) serta kitab petunjuk (S. Luqmân [31]: 3). Rahmah yang diberikan khusus kepada orang-orang yang beriman dan taat kepada-Nya berupa penghindaran dari golongan orang-orang yang merugi (S. Al-Baqarah [2]: 64) peng hindaran dari azab (lihat misalnya S. Al-A‘râf [7]: 72; S. Hûd [11]: 58, 63, 66, 73, dan 94; serta S. An-Nûr [24]: 14), perlindungan dari godaan setan (S. An-Nisâ’ [4]: 83), penghindaran dari penyesatan oleh golongan orang-orang (kelompok) yang sesat (S. An-Nisâ’ [4]: 113), serta pemberian keistimewaan dan ilmu ladunni yang langsung dari sisi-Nya (S. Al-Kahf [18]: 65).

Para ulama menyimpulkan bahwa rahmah Allah kepada makhluk-Nya terbagi menjadi dua, yakni rahmah umum dan rahmah khusus. Rahmahumum diberikan kepada seluruh makhluk-Nya tanpa kecuali, sedangkan rahmah khusus hanya diberikan kepada makhluk-Nya yang beriman dan taat kepada-Nya. Sementara itu, ulama berpendapat bahwa dengan sifat rah man-Nya, Allah Swt. memberikan karunia rahmah-Nya secara umum kepada seluruh makhluk-Nya di dunia ini tanpa kecua li, sedangkan dengan sifat rahim-Nya, Allah Swt. memberikan rahmah-Nya secara khusus kepada orang-orang yang beriman dan taat kepada-Nya di akhirat kelak. Agaknya, pendapat ini disandarkan kepada salah satu prolog doa dari NabiSaw. yang menyatakan: “Ya rahmân ad-dunyâ wa rahîmu al-âkhirah” (يَارَحْمَنَ الدُّنْيَا وَرَحِيْمُ اْلأَخِرَةِ = Wahai Yang Maha Pengasih di dunia dan Maha Penyayang di akhirat).

Adapun rahîm (رَحِيْمٌ) yang menjadi sifat Rasulullah Saw. disebutkan dalam S. At-Taubah [9]: 128. Di dalam ayat ini, disebutkan empat sifat utama Rasulullah Saw., yaitu sifat ‘azîz (عَزِيْزٌ = empati yang tinggi), Harîsh (حَرِيْصٌ = sangat menginginkan [keselamatan]), raûf (رَؤُوْفٌ = amat belas kasih), dan rahîm (رَحِيْمٌ = amat penyayang). Keempat sifat ini disebutkan dalam kon teks penegasan Allah Swt. kepada orang-orang Arab Mekah bahwa telah diutus (datang) kepada mereka seorang rasul dari kalangan mereka sendiri (Arab keturunan Bani Hasyim) yang memiliki sifat empati yang tinggi terhadap kesulitan dan penderitaan yang mereka alami, sangat menginginkan keimanan dan keselamatan bagi mereka, dan amat belas kasih lagi amat penyayang kepada orang-orang beriman. Frase raûfun rahîmun (رَؤُوْفٌ رَحِيْمٌ) yang menutup ayat ini ditafsirkan oleh sebagian ahli tafsir dengan: "amat belas kasih kepada orang-orang yang taat, dan amat lembut terhadap orang-orang yang berbuat dosa”. (Salahuddin).


Sumber : Pusat Studi Al Qur'an (www.psq.or.id/ensiklopedia_detail.asp?mnid=34&id=107)

Di-share-kan pada : www.facebook.com/note.php?created&&note_id=486707566157

Rancangan Program Departemen Ekonomi FORSALIM

Assalamualaikum ww.
Bismillah, dengan senantiasa mengharap ridha Allah, maka telah kami susun rancangan program Departemen Ekonomi sebagai berikut :
1. Program Penggalangan Dana dan Usaha
- Membuat dan menjual pernak-pernik/merchandise Forsalim, diantaranya pin, gantungan kunci, gantungan HP, stiker, kalender, jaket, dll.

Tujuan program ini diantaranya :
a. Sebagai salah satu usaha yang bermanfaat dalam melatih jiwa kewirausahaan.
b. Sebagai identitas yang akan lebih meningkatkan kebersamaan dan kerjasama antar anggota.

2. Program Beasiswa/Subsidi biaya pendidikan
Program ini ditujukan untuk membantu meringankan beban biaya pendidikan saudara-saudara kita terutama yang memiliki keterbatasan materi. Dana beasiswa/subsidi dapat berasal dari sumbangsih alumni IRM-MU dalam hal ini merupakan anggota FORSALIM, profit dari program penggalangan dana dan usaha maupun dari donator di luar FORSALIM dan usaha lain yang benar dan halal.
Objek atau sasaran dari program beasiswa/subsidi biaya pendidikan ini adalah siswa/i yang merupakan anggota IRM-MU yang mengalami keterbatasan ekonomi dan masih aktif sebagai pengurus atau anggota IRM-MU serta bersedia memenuhi ketentuan sebagai penerima beasiswa.

3. Mengadakan pelatihan-pelatihan kewirausahaan.

4. Mengadakan Seminar dengan tema Mengenal Ekonomi Islam.

5. Mengadakan Bazar Ramadhan.

Demikian beberapa program dari Departemen Ekonomi. Semoga Allah memberikan kekuatan dan hidayahnya dalam berjuang di jalanNYA. Amin.
Mohon maaf atas segala kekurangan.
Billahi taufik wal hidayah.
Wassalamualaikum ww.

Input Device Unique

The Combimouse


          The Combimouse keyboard diciptakan untuk mengkombinasikan fungsi keyboard dan mouse. Papan kanan digunakan untuk mouse, dengan dua tombol yang berfungsi sebagai klik kanan dan kiri. Bola pemutar berada di bagian bawah keyboard kiri. Keyboard ini tidak diciptakan untuk membantu anda mengetik lebih cepat, namun sebagai upaya untuk menyatukan fungsi mouse dan keyboard. Anda akan segera melihat yang satu ini beredar dipasaran tahun 2008.

Poem



Kekasihku, Layla ~ Khalil Gibran
November 28, 2008

Kemarilah, kekasihku.
Kemarilah Layla, dan jangan tinggalkan aku.
Kehidupan lebih lemah daripada kematian, tetapi kematian lebih lemah daripada cinta…

Engkau telah membebaskanku, Layla, dari siksaan gelak tawa dan pahitnya anggur itu.
Izinkan aku mencium tanganmu, tangan yang telah memutuskan rantai-rantaiku.

Ciumlah bibirku, ciumlah bibir yang telah mencuba untuk membohongi dan yang telah menyelimuti rahsia-rahsia hatiku.

Tutuplah mataku yang meredup ini dengan jari-jemarimu yang berlumuran darah.

Ketika jiwaku melayang ke angkasa, taruhlah pisau itu di tangan kananku dan katakan pada mereka bahawa aku telah bunuh diri kerana putus asa dan cemburu.

Aku hanya mencintaimu, Layla, dan bukan yang lain, aku berfikir bahwa tadi lebih baik bagiku untuk mengorbankan hatiku, kebahagiaanku, kehidupanku daripada melarikan diri bersamamu pada malam pernikahanmu.
Ciumlah aku, kekasih jiwaku… sebelum orang-orang melihat tubuhku…
Ciumlah aku… ciumlah, Layla…

by. Kahlil Gibran

SHORT STORY

MOUNTAIN ADVENTURE

 

It was the winter holidays and Jamie and his sister Jasmine were on a plane. It was their first skiing holiday and Jamie was so excited. “I can’t wait to go skiing,” he said, “and all that sun and snow will be wonderful!”

The plane landed at a small airport and very soon Jamie and Jasmine and their parents were in a small, cosy hotel at the bottom of a mountain. They went outside and looked. They saw huge mountains all around them. “Tomorrow I want to go up a mountain,” said Jamie.

They went back inside the hotel. There was a big fireplace and it was warm. In front of the fire they saw a big brown dog. It was asleep and snoring happily. Jasmine liked dogs. She patted the dog on the head. It opened one eye and yawned. Jasmine saw the dog’s name on his collar – Bruno. The dog looked at Jasmine and smiled. Then he closed his eyes, crossed his paws and went back to sleep.

“What a nice dog,” said Jasmine. “He’s a big old softie.” They left the warm firelight and went upstairs to bed. In no time at all Jamie was dreaming of speeding up and down mountains as a champion skier.

The next day they put on their special skiing jackets, trousers and boots. They took their skis and went out for their first skiing lesson. At first they both fell over in the snow. Then the teacher, Monsieur Laurent, told them to bend their knees and they were off! Slowly at first they moved across the gentle slope - then a bit faster.

The next day they had another skiing lesson and this time they didn't fall over! By the end of the week they could balance and ski around. They went up the mountain in the chair lift. They sat in the special seat and went high into the sky. They could see the mountain tops and the blue sky. Then they skied back down the mountain. It felt wonderful. The wind rushed past them and they felt as free as birds.

"Whee!" shouted Jasmine. "I can ski! It's fantastic!"

The second week of the holiday began. One day when they arrived on the slope it was very early. No-one was around.

"Come on!" said Jamie. "We can't wait for the others. Let's go up the mountain."

"Okay," said Jasmine. "We can ski on our own now."

So they took the chair lift up to the top of the mountain. It was a beautiful morning as they went up the mountains. Only a few white clouds hovered in the distance.

They got out at the top of the mountain. They were really a long way up. They looked down at the village. They could only see small matchbox houses and the people walking round were ants.

Jamie and Jasmine set off down the mountain at top speed. Jasmine felt afraid. This mountain was much steeper than the others and it was more dangerous. She felt herself going out of control and fell into some soft green trees.

Luckily she wasn't hurt. Jamie stopped and turned back.

"Are you okay?" he shouted from a distance. He had to shout very loud.

"Yes, I'm alright," she shouted back.

Then Jasmine heard a low rumbling noise from the other side of the mountain. She looked across and saw that the clouds were black. The noise continued…and then she saw it. A huge sheet of white snow was heading towards Jamie.

"Jamie, ski quickly!" she shouted. "It's an avalanche!"

She set off to ski as fast as she possibly could. She could hear the swish of Jamie's skis behind her. The rumbling noise grew louder.

And then suddenly everything was dark.

Down below in the village there was panic. Luckily the avalanche was on the other side of the mountain so the village was not in danger. But Jamie and Jasmine's parents were worried. Where were the children?

The search began. The police helicopter flew over and over the mountain and the village but could find no sign of the children. The rescue patrols set off up the mountain. They took many men and dogs.

They hunted and hunted but all they found were sheets of pure white snow. The weather was worse. The dark clouds brought rain and then more snow. It was almost impossible to search.

In the late afternoon as it was getting dark the search patrolled once more. They headed towards some green trees. Suddenly a dog started barking loudly and jumping up and down. It was Bruno, the hotel dog. He came out of the trees carrying a boot. It was one of Jamie's.

"Here!" shouted the men. "They must be here!"

They followed Bruno the dog into the trees. He sniffed around for a while and then started barking. The men dug in the snow. They found Jamie's body lying underneath. He was still breathing.

The men took the dog and searched all around the trees. Bruno ran this way and that until finally he found what he was looking for. He barked on the spot.

They pulled Jasmine out of the snow. She groaned. Then she opened her eyes and saw the dog.

"Bruno!"

The police rescue helicopter arrived and took the two children to hospital. Their parents were waiting with the doctor. After a week Jasmine felt much better. Jamie had a broken leg and was walking with crutches. No more skiing this year!

The next afternoon they had a special visitor. It was Bruno the big brown dog. Jasmine patted his head and said, "Thank you Bruno, you saved our lives." They put a medal on his collar. It said 'Bruno the Brave'. The dog barked happily, then lay down by the fire, crossed his paws and went to sleep.

Whats up?

Buah Tomat untuk Keperkasaan dan KecantikanTOMAT merupakan buah yang tidak mengenal musim. Tomat mengandung beragam nutrisi yang bermanfaat. Mulai dari meningkatkan vitalitas seksual, sampai kecantikan. Buah tomat dapat memulihkan lemah syahwat dan meningkatkan jumlah sperma. Tomat juga sangat efektif untuk masker yang dapat menghilangkan jerawat. Ingin tahu manfaat apa saja yang diberikan oleh buah berjuluk apel cinta ini?


Tomat adalah tanaman yang paling mudah dijumpai. Warnanya yang merah cerah sungguh menarik. Selain kaya vitamin A dan C, tomat konon dapat mengobati bermacam penyakit. Kalau dirunut sejarahnya, tomat atau dalam bahasa latinnya disebut Lycopercisum Esculentum, pada mulanya ditemukan di sekitar Peru, Ekuador, dan Bolivia. Oleh rakyat Prancis, tomat dinamakan "Apel Cinta" atau Pomme D`amour. Dikatakan apel cinta karena tomat secara ilmiah diyakini mampu memulihkan lemah syahwat dan meningkat jumlah sperma serta menambah kegesitan pergerakan sperma.

Buah tomat terdiri dari beberapa varietas. Di antaranya, tomat buah yang berukuran besar, tomat sayur dengan ukuran lebih kecil, dan tomat ceri yang hanya sebesar kelereng. Apapun varietasnya, tomat mengandung unsur gizi yang mengandung vitamin A, C, mineral, serat, dan zat fitonutrien. Bagi orang yang sedang mengalami demam, tomat mempunyai khasiat antipiretik yang dapat menurunkan demam. Sementara, kandungan serat yang tinggi di dalam tomat mampu mengatasi gangguan pencernaan seperti sembelit dan wasir.

Manfaat tomat sebenarnya sudah diteliti sejak lama. Orang yang pertama kali meneliti secara ilmiah adalah DR John Cook Bennet dari Wiloughby University di Ohio. Penelitian tersebut menyebutkan bahwa tomat dapat mengobati gangguan pencernaan, diare, memulihkan fungsi lever, dan serangan empedu. Namun, peneliti selanjutnya memberikan antitesa dari penelitian yang dilakukan DR John Cook Bennet. Lewat riset lanjutan yang dilakukan di Rowett Research Institute, Aberdee, Skotlandia, ditemukan gel berwarna kuning yang menyelubungi biji tomat. Kegunaan gel kuning ini ternyata dapat mencegah penggumpalan dan pembekuan darah penyebab stroke dan penyakit jantung.

Ditegaskan dr Mieristika Rooselani (28) dari Dura Skin Center, sebuah tomat mengandung banyak manfaat bagi tubuh manusia. "Tomat mengandung zat gizi dan fitonoutrien. Pro vitamin A (karotenoid), vitamin B1, vitamin C, asam folat, mineral, kalsium, besi, belerang, potasium, kalium, fosfor, licopene, saponin, lutein, caumarine, asam sitrat, dan serat. Buah ini sudah sangat representatif untuk dikonsumsi orang-orang yang berdiet dan untuk para wanita yang selalu ingin tampil cantik," katanya.

Mengonsumsi buah tomat sebaiknya dimasak terlebih dahulu. Anjuran tersebut sesuai dengan penelitian FAO dan WHO yang menyebutkan, jika kandungan lycopene tidak rusak dan jumlahnya tidak jauh berubah selama pemanasan, tomat berkhasiat menyembuhkan penyakit pada kulit wajah.

"Tomat adalah buah yang paling bermanfaat untuk kecantikan. Di antaranya dapat menyembuhkan jerawat, menyembuhkan peradangan dan luka pada kulit, sebagai antioksidan dan dapat juga digunakan untuk mengangkat kotoran pada kulit. Buah ini dapat melembapkan dan mengurangi kelebihan minyak pada kulit dan memiliki peran dalam pembentukan kolagen," terangnya.

Pigmen tomat yang berwarna merah mempunyai nilai lebih dibanding buah lainnya. Warna merah pada tomat mengandung lycopene, yaitu suatu zat antioksidan yang dapat menghancurkan radikal bebas dalam tubuh akibat rokok, polusi, dan sinar ultraviolet. Selain itu, belakangan diketahui lycopene berkhasiat membantu mencegah kerusakan sel yang dapat mengakibatkan kanker leher rahim, kanker prostat, kanker perut dan kanker pankreas. Lycopene tidak hanya ditemukan pada tomat. Beberapa buah lainnya yang juga memiliki kandungan lycopene adalah anggur merah, semangka, dan pepaya. Perlu diketahui, lycopene yang larut di dalam lemak justru sulit di serap oleh tubuh. Karenanya, disarankan mengolah tomat dengan cara direbus atau dikukus.

Di dunia kecantikan, buah tomat dimanfaatkan sebagai bahan dasar masker dan pil antipenuaan. Sesuai dengan penelitian, lycopene terbukti efektif sebagai antioksidan yang dapat menyembuhkan luka dan jerawat. Jika tomat digosokkan pada wajah, kandungan asam sitratnya dapat membantu mengangkat kotoran dan lemak. Dalam tomat juga terkandung karbohidrat yang apabila dikonsumsi secara teratur dapat menjadi tambahan sumber energi bagi tubuh, memacu otak, dan otot-otot. Buat orang yang sedang diet, buah ini mengandung karbohidrat yang lebih mudah dicerna daripada kandungan karbohidrat pada nasi, mie, dan roti.

Selain lycopene, tomat juga mengandung protein yang akan menjadi sumber asam amino untuk membangun dan mengganti sel-sel tubuh yang rusak. Tomat juga menjadi andalan untuk melakukan detoksifikasi tubuh melalui terapi jus. Dua warna tomat, yakni merah dan hijau, menujukkan kandungan vitaminnya. Tomat yang baik dikonsumsi adalah tomat merah. Tomat berwarna merah mengandung vitamin C dan A lima kali lebih banyak dibandingkan dengan tomat hijau. Semakin matang tomat, semakin kaya kandungan vitaminnya.

"Karena itu anak kecil sebaiknya dibiasakan banyak makan tomat merah. Ini penting untuk kesehatan matanya," ujarnya. Jadi, tidak perlu ragu untuk memberikan si kecil tomat. Sejak usia 6 bulan, seorang anak sebaiknya mulai dibiasakan makan tomat dan buah-buahan lainnya.

Ta'aruf

Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh


Ikhwah f
illah, tidak terasa waktu bergulir. Kita kini dihadap ke dalam 2 peristiwa yang sangat berarti bagi kita, yang pertama, peristiwa kemerdekaan Indonesia yang tepat berulang tahun ke-64 di hari Senin, 17 Agustus 2009 ini. Sebagai warga negara, kita tentu bangga dengan apa yang telah dicapai bangsa Indonesia 64 tahun silam, beribu bahkan lebih nyawa dan kucuran darah bersimbah demi merebut kedaulatan negara Indonesia dari tangan penjajah. Hingga akhirnya kemerdekaan itu lahir. Mudah-mudahan peristiwa tersebut menjadi pelajaran bagi generasi penerus bangsa kita yang sekarang untuk tidak akan lagi terjajah, terjajah bukan secara fisik, tapi oleh psikis, ekonomi, dsb. Semoga Indonesia semakin bersatu, teguh dan selalu menghargai apa yang telah diraih bangsa ini.

Kemudian yang ke-2, yaitu kita akan dihadapkan pada bulan suci Ramadhan, bagi umat Muslim di seluruh penjuru dunia, hal ini adalah kabar yang sangat dirindukan dan dinantikan. Dimana pada bulan ini Allah Subhanahu wa Ta'ala memberikan suatu keistimewaan, dikatakan istimewa karena bulan ini berbeda dari 11 bulan yang lainnya, dimana Allah akan melipatgandakan amal ibadah kita, syeitan-syeitan akan dikunci rapat di neraka dan tidak akan berkeliaran selama bulan Suci tersebut. Seperti dalam firman Allah yang berarti; "Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa, sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu, agar kamu bertaqwa". (QS. Al Baqarah; 83). Untuk itu marilah kita bersama-sama menyambut kedatangan bulan suci Ramadhan dengan hati yang bersih dan ikhlas. Dan semoga kelak ibadah kita akan diterima oleh Allah Subhanahu wa Taala. Amin.

Jazakumullahu Khairan Katsiran.


Wassalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

RENUNGAN


"Orang yang berjiwa besar memiliki dua hati; satu hati menangis dan yang satu lagi bersabar" :y

"Jangan kau kira cinta datang dari keakraban yang lama dan pendekatan yang tekun. Cinta adalah kesesuaian jiwa dan jika itu tak pernah ada, cinta tak akan pernah tercipta dalam hitungan tahun bahkan abad" :o


"Kesenangan adalah kesedihan yang terbuka bekasnya. Tawa dan airmata datang dari sumber yang sama.
Semakin dalam kesedihan menggoreskan luka ke dalam jiwa semakin mampu sang jiwa menampung kebahagiaan" :c

"Ramai wanita yang meminjam hati laki-laki; tapi sangat sedikit yang mampu memilikinya" :t

(KhalilGibran)

Curahan Hate


Arti Pengkhianatan

Melepaskan bukanlah akhir dunia
Mengapa harus terlepas?
Jika terlalu berat meninggalkan..
Karna inilah awal kehidupan baru
Ketika ketegaran menjadi sebuah keharusan,
Kebahagiaan tak mungkin untuk penderitaan lainnya,
Ketika telah ada dan tengah merajut mimpi-mimpi bersama,
Ketegaran mesti yg harus dan selalu menjadi yg pertama
Bukankah kebahagiaannya harus slalu menyertainya?


Mungkin inilah yg bernama luka
Ketika orang yg kita kasihi mulai berpaling
Kata mereka itu sebuah pengkhianatan
Tapi bukankah ini kenyataan?
Mengapa harus berduka..
Orang yg bahagia bukan yg telah mendapatkan keinginannya,
Tapi orang yg mampu bangkit ketika terjatuh..
Air mata tak hanya untuk penyesalan atau kesedihan,
Namun awal untuk mendapatkan pelajaran yg sungguh sangat berharga.


tak ada yang bisa kuucapkan, selain tertunduk pasrah dan tangis membanjiri semua ini...

selamat jalan...

semua telah berakhir..

 

Sains dan Teknologi

PERTANIAN














gambaran klasik pertanian di Indonesia


Pertanian adalah proses menghasilkan bahan pangan, ternak, serta produk-produk agroindustri dengan cara memanfaatkan sumber daya tumbuhan dan hewan. Pemanfaatan sumber daya ini terutama berarti budi daya (bahasa Inggris: cultivation, atau untuk ternak: raising). Namun demikian, pada sejumlah kasus — yang sering dianggap bagian dari pertanian — dapat berarti ekstraksi semata, seperti penangkapan ikan atau eksploitasi hutan (bukan agroforestri).

Usaha pertanian memiliki dua ciri penting: (1) selalu melibatkan barang dalam volume besar dan (2) proses produksi memiliki risiko yang relatif tinggi. Dua ciri khas ini muncul karena pertanian melibatkan makhluk hidup dalam satu atau beberapa tahapnya dan memerlukan ruang untuk kegiatan itu serta jangka waktu tertentu dalam proses produksi. Beberapa bentuk pertanian modern (misalnya budidaya alga, hidroponika) telah dapat mengurangkan ciri-ciri ini tetapi sebagian besar usaha pertanian dunia masih tetap demikian.

Terkait dengan pertanian, usaha tani (farming) adalah sekumpulan kegiatan yang dilakukan dalam budi daya (tumbuhan maupun hewan). Petani adalah sebutan bagi mereka yang menyelenggarakan usaha tani, sebagai contoh "petani tembakau" atau "petani ikan". Khusus untuk pembudidaya hewan ternak (livestock) disebut sebagai peternak. Ilmuwan serta pihak-pihak lain yang terlibat dalam perbaikan metode pertanian dan aplikasinya juga dianggap terlibat dalam pertanian.

Bagian terbesar penduduk dunia bermata pencaharian dalam bidang-bidang di lingkup pertanian, namun pertanian hanya menyumbang 4% dari PDB dunia. Berdasarkan data BPS tahun 2002, bidang pertanian di Indonesia menyediakan lapangan kerja bagi sekitar 44,3% penduduk meskipun hanya menyumbang sekitar 17,3% dari total pendapatan domestik bruto.


SEJARAH SINGKAT PERTANIAN DUNIA

Daerah "bulan sabit yang subur" di Timur Tengah. Di tempat ini ditemukan bukti-bukti awal pertanian, seperti biji-bijian dan alat-alat pengolahnya.

Domestikasi anjing diduga telah dilakukan bahkan pada saat manusia belum mengenal budidaya (masyarakat berburu dan peramu) dan merupakan kegiatan peternakan yang pertama kali.

Kegiatan pertanian (budidaya tanaman dan ternak) merupakan salah satu kegiatan yang paling awal dikenal peradaban manusia dan mengubah total bentuk kebudayaan. Para ahli prasejarah umumnya bersepakat bahwa pertanian pertama kali berkembang sekitar 12.000 tahun yang lalu dari kebudayaan di daerah "bulan sabit yang subur" di Timur Tengah, yang meliputi daerah lembah Sungai Tigris dan Eufrat terus memanjang ke barat hingga daerah Suriah dan Yordania sekarang. Bukti-bukti yang pertama kali dijumpai menunjukkan adanya budidaya tanaman biji-bijian (serealia, terutama gandum kuna seperti emmer) dan polong-polongan di daerah tersebut. Pada saat itu, 2000 tahun setelah berakhirnya Zaman EsPleistosen, di dearah ini banyak dijumpai hutan dan padang yang sangat cocok bagi mulainya pertanian. Pertanian telah dikenal oleh masyarakat yang telah mencapai kebudayaan batu muda (neolitikum), perunggu dan megalitikum. Pertanian mengubah bentuk-bentuk kepercayaan, dari pemujaan terhadap dewa-dewa perburuan menjadi pemujaan terhadap dewa-dewa perlambang kesuburan dan ketersediaan pangan. terakhir di era

Teknik budidaya tanaman lalu meluas ke barat (Eropa dan Afrika Utara, pada saat itu Sahara belum sepenuhnya menjadi gurun) dan ke timur (hingga Asia Timur dan Asia Tenggara). Bukti-bukti di Tiongkok menunjukkan adanya budidaya jewawut (millet) dan padi sejak 6000 tahun sebelum Masehi. Masyarakat Asia Tenggara telah mengenal budidaya padi sawah paling tidak pada saat 3000 tahun SM dan Jepang serta Korea sejak 1000 tahun SM. Sementara itu, masyarakat benua Amerika mengembangkan tanaman dan hewan budidaya yang sejak awal sama sekali berbeda.

Hewan ternak yang pertama kali didomestikasi adalah kambing/domba (7000 tahun SM) serta babi (6000 tahun SM), bersama-sama dengan domestikasi kucing. Sapi, kuda, kerbau, yakUlat sutera diketahui telah diternakkan 2000 tahun SM. Budidaya ikan air tawar baru dikenal semenjak 2000 tahun yang lalu di daerah Tiongkok dan Jepang. Budidaya ikan laut bahkan baru dikenal manusia pada abad ke-20 ini. mulai dikembangkan antara 6000 hingga 3000 tahun SM. Unggas mulai dibudidayakan lebih kemudian.

Budidaya sayur-sayuran dan buah-buahan juga dikenal manusia telah lama. Masyarakat Mesir Kuna (4000 tahun SM) dan Yunani Kuna (3000 tahun SM) telah mengenal baik budidaya anggur dan zaitun.

Daerah "bulan sabit yang subur" di Timur Tengah. Di tempat ini ditemukan bukti-bukti awal pertanian, seperti biji-bijian dan alat-alat pengolahnya